Mon, 8 June 2026
Humas MTsN 4 Bone
LIBURENG (Humas MTsN 4 Bone) , Sebagai bentuk komitmen dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan, MTsN 4 Bone menggelar Penilaian Kebersihan Antar Kelas yang diikuti oleh 19 kelas, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, hijau, dan nyaman bagi seluruh warga madrasah.
Penilaian dilakukan secara langsung oleh tim juri yang terdiri atas Kepala MTsN 4 Bone, Bapak Andi Ridwan, Kepala Desa Pitumpidange, Bapak Andi Amran, perwakilan Puskesmas Libureng, Ibu Sari, serta tenaga pendidik MTsN 4 Bone, Ibu Santri. Kehadiran para juri dari berbagai unsur tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara madrasah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan pendidik dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat dan berwawasan lingkungan.
Dalam proses penilaian, setiap kelas dinilai berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya kebersihan dan kerapian ruang kelas, pengelolaan sampah, keberadaan tanaman dan penghijauan, kebersihan lingkungan sekitar kelas, serta kreativitas peserta didik dalam menciptakan ruang belajar yang nyaman dan ramah lingkungan.
Kepala MTsN 4 Bone, Bapak Andi Ridwan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perlombaan untuk menentukan kelas terbersih, melainkan sarana pembelajaran karakter yang bertujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Madrasah yang bersih tidak lahir dari kegiatan sesaat, tetapi dari kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus. Melalui penilaian ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Sebagai madrasah yang telah berhasil meraih predikat Adiwiyata Nasional, MTsN 4 Bone terus melakukan berbagai inovasi dan pembiasaan positif dalam bidang pelestarian lingkungan. Penilaian kebersihan antar kelas menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat budaya lingkungan hidup sekaligus memantapkan persiapan menuju Adiwiyata Mandiri, penghargaan tertinggi bagi sekolah dan madrasah yang mampu mengembangkan program Adiwiyata secara berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya.
Antusiasme peserta didik terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Setiap kelas berupaya menampilkan kondisi terbaiknya sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan madrasah. Semangat tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai Adiwiyata telah tumbuh dan menjadi bagian dari budaya MTsN 4 Bone.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh warga madrasah semakin memahami bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan bukan hanya untuk meraih penghargaan, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan, kenyamanan, dan masa depan generasi mendatang.
Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian lingkungan, MTsN 4 Bone terus melangkah maju mempertahankan prestasi sebagai Madrasah Adiwiyata Nasional dan mewujudkan cita-cita menjadi Madrasah Adiwiyata Mandiri yang unggul, inspiratif, dan berkelanjutan.
Humas MTsN 4 Bone
“Kebersihan adalah budaya, kepedulian adalah karakter, dan lingkungan yang lestari adalah warisan terbaik untuk generasi masa depan. Dari Adiwiyata Nasional, MTsN 4 Bone melangkah pasti menuju Adiwiyata Mandiri.”
#MTsN4Bone #AdiwiyataNasional #MenujuAdiwiyataMandiri #MadrasahHijau #MadrasahSehat #PenilaianKebersihanKelas #HumasMTsN4Bone #Libureng #Bone #MadrasahMajuBermutuMendunia #PeduliLingkungan #AksiNyataUntukBumi
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via