Wed, 29 July 2026
Humas MTsN 4 Bone
Libureng (Humas MTsN 4 Bone) Sebagai madrasah yang telah meraih predikat Adiwiyata Mandiri, MTsN 4 Bone terus menunjukkan komitmennya dalam menguatkan tata kelola pendidikan berbasis lingkungan melalui pelaksanaan Sosialisasi Program Adiwiyata kepada seluruh warga sekolah dan para pemangku kepentingan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan budaya ekologis sekaligus memastikan implementasi Program Adiwiyata berjalan secara berkelanjutan, sistematis, dan kolaboratif.
Sosialisasi diikuti oleh kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, komite madrasah, orang tua, serta mitra madrasah. Melalui forum tersebut, peserta memperoleh penguatan mengenai arah kebijakan Program Adiwiyata, pembagian peran setiap unsur, serta langkah-langkah konkret dalam membangun ekosistem madrasah yang bersih, hijau, sehat, aman, dan berwawasan lingkungan.
Kepala MTsN 4 Bone menegaskan bahwa keberhasilan Program Adiwiyata merupakan hasil dari kolaborasi seluruh elemen madrasah dan dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, penguatan pemahaman serta penyamaan persepsi menjadi fondasi penting untuk menjaga konsistensi budaya peduli lingkungan yang telah tumbuh di MTsN 4 Bone.
“Predikat Adiwiyata Mandiri bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan amanah untuk terus menghadirkan inovasi dalam pendidikan lingkungan hidup. Seluruh warga madrasah memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga, mengembangkan, dan mewariskan budaya peduli lingkungan kepada generasi berikutnya,” ungkapnya.
Selain memperkuat pemahaman mengenai kebijakan Adiwiyata, kegiatan ini juga menekankan pentingnya implementasi perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, seperti pengelolaan sampah berbasis pemilahan, konservasi air dan energi, penghijauan, pemanfaatan ruang terbuka hijau, serta integrasi pendidikan lingkungan dalam proses pembelajaran dan berbagai kegiatan kesiswaan.
Melalui sosialisasi ini, MTsN 4 Bone semakin meneguhkan posisinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan pembinaan karakter, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun budaya pelestarian lingkungan. Dengan dukungan seluruh warga sekolah dan para pemangku kepentingan, madrasah optimistis mampu mempertahankan predikat Adiwiyata Mandiri sekaligus menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui dunia pendidikan.
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via