Thu, 23 July 2026
Humas MTsN 4 Bone
Sibulue, Komitmen MTsN 4 Bone dalam membentuk generasi madrasah yang berkarakter, peduli, dan berjiwa kemanusiaan kembali tercermin melalui partisipasi Palang Merah Remaja (PMR) MTsN 4 Bone Unit 061 pada ajang Lomba INVITASI X yang diselenggarakan oleh KSR PMI Unit IAIN Bone di Desa Massenreng Pulu, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, pada 19–25 Juli 2026.
INVITASI X merupakan salah satu ajang bergengsi yang mempertemukan para anggota PMR untuk mengasah kompetensi kepalangmerahan, kepemimpinan, kedisiplinan, ketangkasan, serta kemampuan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian sosial kepada generasi muda.
Dengan semangat “Siaga, Berkarya, dan Mengabdi untuk Sesama”, kontingen PMR MTsN 4 Bone Unit 061 mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusias, disiplin, dan tanggung jawab. Pengalaman yang diperoleh selama kompetisi menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter relawan muda yang tangguh, adaptif, serta siap memberikan pelayanan kemanusiaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kepala MTsN 4 Bone memberikan apresiasi kepada seluruh anggota PMR Unit 061 beserta para pembina yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat juang selama mengikuti INVITASI X. Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang tersebut merupakan bagian dari implementasi pendidikan karakter yang terus dikembangkan di MTsN 4 Bone, sejalan dengan nilai-nilai moderasi beragama, gotong royong, dan kepedulian sosial.
“Setiap pengalaman yang diperoleh dalam kompetisi merupakan proses pembelajaran yang sangat berharga. Melalui PMR, peserta didik tidak hanya dilatih menjadi pribadi yang terampil, tetapi juga memiliki empati, kepedulian, dan kesiapsiagaan dalam membantu sesama,” ujarnya.
Partisipasi PMR MTsN 4 Bone Unit 061 pada INVITASI X semakin mempertegas komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan jiwa kemanusiaan. Diharapkan, pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkarya, mengukir prestasi, serta menjadi duta kemanusiaan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Berita Lainnya
- Bagikan Berita Via